Selasa, 12 Januari 2016

Berbagai Efek dari Jejaring Sosial


Berbagai Efek dari Jejaring Sosial

 

Kita tentu sudah sangat familiar dengan salah satu jejaring sosial bernama facebook. Jejaring sosial ini banyak sekali digemari oleh berbagai kalangan masyarakat baik itu anak-anak, remaja, dewasa bahkan sampai pada orang tua sekalipun.

 

Dalam jejaring sosial ini memungkinkan kita untuk bertukar informasi tidak hanya data tetapi juga dapat berupa gambar (foto), video dan musik. Tak heran kalau jejaring sosial ini menjadi salah satu primadona dikalangan masyarakat. Selain facebook, dalam twitter juga memungkinkan kita untuk bertukar informasi mengenai kegiatan yang sedang kita lakukan yang di dalamnya juga terdapat avatar atau lebih sering dikenal dengan foto profil sehingga kita lebih gampang untuk mengetahui akan wajah dari pemilik sebuah account di twitter tersebut.

 

Akan tetapi tidak selamanya apa yang terpampang dalam jejaring sosial itu sendiri selalu benar, masih dimungkinkan jika di dalamnya terdapat berbagai jenis kebohongan misalnya saja tidak menggunakan profil picture yang sebenarnya, tidak menggunakan nama sebenarnya, dan memasang biodata tidak sesuai dengan aslinya. Oleh karena itu kita dituntut untuk lebih selektif dalam memilah-milah informasi yang kita dapat dari jejaring sosial. Banyak kasus yang bermunculan akibat penipuan yang terjadi di dalam jejaring sosial, kejahatan yang semacam ini lebih dikenal dengan sebutan cybercrime (kejahatan di dalam dunia maya).

 

Banyak sekali kasus penipuan, penculikan atau pemerkosaan yang semuanya berawal dari mendapatkan kenalan di jejaring sosial. Ada yang berawal dari ketertarikan melihat profil picture, ada yang termakan akan rayuan di jejaring sosial, ada juga yang tertipu akan status si pemegang account, misalanya dalam statusnya mengatakan masih lajang padahal sudah menikah.

 

Hal-hal semacam inilah yang perlu kita waspadai lebih dalam dan menjadikan kita tidak gampang percaya akan informasi yang diberikan melalui jejaring sosial tersebut. Apabila kita mendapatkan info di jejaring sosial hendaknya kita selidiki lebih dalam terlebih dahulu akan kebenaran informasi tersebut agar kita tidak tertipu. Disamping kita sendiri yang harus waspada, peran orang tua juga sangat diperlukan di sini mengingat pengguna akan jejaring sosial saat ini tidak hanya mencakup anak remaja saja akan tetapi anak-anak pun sudah tidak asing lagi dengan hal ini.

 

Sebenarnya dengan jejaring sosial kita bisa melakukan banyak hal yang lebih positif dari pada hanya sekedar memasang profil picture yang alay dan meng up-date satus yang galau. Kita bisa men-share-kan berbagai informasi penting yang terkait dengan hal positif misalnya info beasiswa, berita tentang suatu peristiwa dan informasi yang berguna lainnya. Selain itu juga kita bisa berbagi kata-kata motivasi untuk memberikan suntikan semangat bagi yang sedang membutuhkan semangat, mengingat cakupan akan jejaring sosial tidak hanya sebatas kota/kabupaten saja, melainkan sudah nasional bahkan sampai tingkat internasional yang mana hal ini menunjukkan tidak adanya lagi hambatan yang berarti dalam membagikan berbagai informasi. Dengan status-status yang positif diharapkan akan membawa dunia ke arah yang lebih positif.

 

Akan tetapi jejaring sosial juga akan dapat memicu terjadinya kesalah-pahaman karena kita pernah meng-update­ status yang mungkin itu sangat kontekstual dengan masalah yang baru kita alami. Dalam hal ini memasang status yang berisikan keluh kesah ataupun kemarahan kita terhadap seseorang sangatlah fatal akibatnya apabila status tersebut sangat pas dengan situasi yang ada dan dibaca oleh orang yang bersangkutan. Oleh karena itu sebaiknya kita selalu meng-update status yang bisa memberikan suntikan semangat bagi semuanya.

 

Tidak selamanya situs jejaring sosial selalu berefek buruk bagi anak dan remaja. Sebenarnya, semua kembali ke masing-masing individu. Jika digunakan secara positif maka hasilnya akan baik, dan sebaliknya. Kembali lagi, keluarga berperan penting untuk mengontrol aktivitas anak di internet. Seperti apa sih efek positif dan negatifnya?

 

Efek positif :

 

  1. Anak dan remaja dapat belajar mengembangkan keterampilan teknis dan sosial yang sangat dibutuhkan di era digital seperti sekarang ini. Mereka akan belajar bagaimana cara beradaptasi, bersosialisasi dengan publik dan mengelola jaringan pertemanan. 
  2.  Memperluas jaringan pertemanan. Berkat situs jejaring sosial, anak menjadi lebih mudah berteman dengan orang kain di seluruh dunia, meski sebagian besar di antaranya tidak pernah mereka temui secara langsung. 
  3.  Anak dan remaja akan termotivasi untuk belajar mengembangkan diri melalui teman-teman yang mereka jumpai secara online, karena di sini mereka berinteraksi dan menerima umpan balik satu sama lain. 
  4.  Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja menjadi lebih bersahabat, perhatian dan empati. Misalnya memberikan perhatian saat ada teman mereka yang berulang tahun, mengomentari foto, video dan status teman mereka, menjaga hubungan persahabatan meski tidak dapat bertemu secara fisik.

 

Efek negatif :

 

  1. Anak dan remaja menjadi malas belajar berkomunikasi di dunia nyata. Tingkat pemahaman bahasa pun menjadi terganggu. Jika anak terlalu banyak berkomunikasi di dunia maya, maka pengetahuan tentang seluk-beluk berkomunikasi di kehidupan nyata – seperti bahasa tubuh dan nada suara – menjadi berkurang. 
  2. Situs jejaring sosial akan membuat anak dan remaja lebih memetingkan diri sendiri. Mereka menjadi tidak sadar akan lingkungan di sekitar mereka, karena kebanyakan menghabiskan waktu di internet. Hal ini dapat mengakibatkan anak menjadi kurang berempati di dunia nyata. 
  3. Situs jejaring sosial membuat anak dan remaja rentan terhadap sensasi. 
  4. Bagi anak dan remaja, tidak ada aturan ejaan dan tata bahasa di situs jejaring sosial. Hal ini akan membuat mereka semakin sulit untuk membedakan antara berkomunikasi di situs jejaring sosial dan di dunia nyata. Hal ini tentunya akan mempengaruhi keterampilan menulis mereka di sekolah dalam hal ejaan dan tata bahasa. 
  5. Situs jejaring sosial adalah lahan subur bagi predator untuk melakukan kejahatan. Kita tidak akan pernah tahu apakah seseorang yang baru dikenal anak kita di internet, menggunakan jati diri yang sesungguhnya.

 

KEMACETAN IBU KOTA


KEMACETAN IBU KOTA

 

Sejalan dengan peningkatan pendapatan masyarakat, banyak orang yang mampu membeli kendaraan pribadi. Banyak alasan untuk memiliki kendaraan pribadi, antara lain karena masalah privasi dan kenyamanan. Namun dibalik kebaikannya, kepemilikan kendaraan pribadi terlalu banyak juga menimbulkan banyak masalah.

 

Banyaknya kendaraan pribadi berarti kemacetan yang semakin banyak di jalan. Hal ini dikarenakan jumlah peningkatan kendaraan pribadi tidak sebanding dengan peningkatan kapasitas jalan. Semakin banyak masyarakat yang menggunakan kendaraan umum, semakin efektif pula penggunaan jalan raya. Dengan kata lain, kendaraan umum merupakan salah satu pemecahan masalah yang dihadapi hampir semua kota besar di dunia: kemacetan.

 

Macet, kata sederhana ini sepertinya sudah tidak asing lagi bagi pengguna jalan di Kota Metropolitan. Masyarakat seakan sudah muak, bosan, bahkan hampir putus asa dengan kemacetan yang harus mereka hadapi setiap saat. Terlebih lagi dengan semakin bertambahnya volume kendaraan baik itu roda dua maupun roda empat dan pedagang kaki lima yang berdagang di pinggir jalan.

 

Pada kenyataannya perjalanan yang hanya berjarak empat kilometer ditempuh dalam waktu satu jam. Ini menjadi bukti dari apa yang dikatakan oleh para pakar transportasi bahwasanya Ibu Kota Jakarta akan macet total pada tahun 2014 yang tinggal menghitung hari.

 

Membuat para pengguna kendaraan pribadi agar beralih menggunakan kendaraan umum merupakan salah satu pekerjaan yang tidak mudah. Seperti yang kita jumpai sekarang ini, kenyamanan penggunaan angkutan umum khususnya pengguna busway yang disebut-sebut transportasi massal belum begitu terlihat. Armada bus yang tidak sesuai dengan banyaknya pengguna membuat penumpukan penumpang sering terjadi.

 

Pertanyaannya apakah mungkin pengguna kendaraan pribadi dengan fasilitas kenyamanan yang mereka miliki mau beralih menggunakan kendaraan umum dengan kondisi fasilitas yang tidak nyaman bahkan kapasitas penumpang yang terlalu banyak. Memang pemerintah mencanangkan untuk merestrukturisasi angkutan umum. Namun jika melihat apa yang terjadi sesungguhnya seakan mejelaskan bahwa Pemerintah hanya baik dalam tataran perencanaan tapi tidak dalam implementasinya?

 

Untuk mengurangi kemacetan yang semakin menggila, pemerintah daerah mencanangkan berbagai program penanganan. Satu diantaranya yaitu mensterilisasikan jalur busway dengan harapan agar pengguna kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum busway yang diharapkan dapat menjadi angkutan massal yang nyaman dan cepat di Jakarta. Ironisnya setelah hampir satu bulan berjalan, rasanya pengguna jalan tidak dapat merasakan perubahan yang berarti dari apa yang telah dicanangkan. Yang terjadi justru kemacetan semakin menjadi – jadi, bahkan pengguna jalan kian merana. Tidak hanya para pengguna kendaraan yang mengeluh. Disamping itu para pengguna busway pun ikut mengeluh karena kurangnya armada busway itu sendiri.

 

Sterilisasi jalur busway kembali menimbulkan kemacetan di jalur kendaraan umum. Permasalahannya adalah busway-pun mengalami kemacetan akibat sterilisasi tersebut di area-area mereka bercampur dengan kendaraan umum. Semakin banyak jalur yang digunakan bersama, semakin busway terhambat kemacetan. Sebaliknya, tanpa sterilisasi, jalan menjadi lebih lancar tapi busway terhambat oleh kendaraan yang masuk ke jalur busway. Hal ini menimbulkan dilema berkepanjangan bagi pemerintah dalam mengatasi kemacetan ibu kota yang tak berujung.

 

Jadi apapun pilihannya, busway tidak selancar yang diharapkan. Dan produsen otomotif semakin  merayakan keberhasilannya menjual lebih banyak kendaraan yang diproduksinya, maka jalanan semakin padat dan busway semakin terhambat. Lalu, apa solusinya?

 

Solusi dari sebuah permasalahan, apalagi masalah itu adalah kemacetan sudah pasti tidak dirasakan secara instan. Butuh waktu yang panjang untuk mengatasi masalah kemacetan ibu kota. Seperti yang sudah disebutkan di awal, kemacetan bisa diatasi dengan kendaraan umum. Namun kendaraan umum yang seperti apakah yang dibutuhkan di kota Jakarta?

 

Angkutan massal yang aman, nyaman, murah dan cepat sudah dipastikan menjadi idaman bagi para pengguna angkutan kota. Apabila pemerintah dapat mewujudkannya sudah dipastikan pengguna kendaraan pribadi lambat laun akan berkurang dan beralih ke angkutan umum. Tapi satu hal yang perlu diingat, hal ini tidak bisa diwujudkan secepat kedipan mata, tentu butuh proses yang baik dan efisien dari pemerintah dan juga masyarakat pengguna itu sendiri.

 

Peningkatan kapasitas jalan dan penurunan volume kendaraan pribadi. Solusi ini sudah pasti akan berdampak baik pada keadaan jalan ibu kota. Pembangunan jalan layang di daerah-daerah ramai angkutan dapat membantu memperlancar solusi sebelumnya. Bukan volume kendaraan pribadi yang ditingkatkan seperti yang sekarang terjadi di Jakarta melaikan kapasitas jalan rayanyalah yang perlu ditingkatkan.

 

Apabila dua hal di atas sudah dapat diwujudkan, hal lain yang mungkin akan semakin membatu mengurangi volume pengguna kendaraan pribadi adalah menaikkan tarif parkir. Seperti yang telah dilakukan oleh negara-negara tetangga. Dengan tingginya tarif parkir, membuat para pengguna kendaraan pribadi lebih memilih memakai angkutan umum yang murah, dari pada harus membayar parkir yang mahal, belum lagi biaya untuk membeli bensin.

Semua permasalahan sudah tentu dapat di atasi apabila setiap pihak yang terkait melakukan pemecahannya. Tentu bukan hanya ucapan, melainkan tindakan nyata yang dilakukan. Dan bukan hanya satu pihak yang bertindak melainkan semua pihak yang berkepentingan yang bisa mewujudkannya. 

 

Sumber :


http://metro.kompasiana.com/2011/04/07/dilema-sterilisasi-jalur-busway

 

Kamis, 07 Januari 2016

CERPEN


Untuk Kalian, Untuk Kita, si Generasi Delapan!


Kenangan memang seringkali menjadi musuh bagi mereka yang ingin hidup dalam ketenangan.

Namun tak jarang pula kenangan menjadi tempat berpulang bagi mereka yang menginginkan ketenangan.

Dan kali ini kenangan membawa ingatanku pada kalian, tempatku berbagi tawa dan kesedihan; tempatku berpulang.

Kenangan terhadap kalian pulalah yang menggerakkan jemariku untuk menuliskan surat ini.

 

Surat hari ini khusus kutujukan kepada kalian, si generasi ke delapan.

 

Selamat pagi. Selamat siang. Selamat sore. Selamat malam. Aku disini tidak tau waktu saat kalian membaca suratku ini. Entah kalian ada di belahan bumi manapun saat ini, aku tidak tau. Mungkin di antara kalian ada yang sedang bertarung dengan dinginnya si putih salju, atau mungkin ada yang sedang menahan marah pada panasnya matahari di pesisir pantai yang menyengat kulit kalian. Sekali lagi, aku tidak tau. Yang aku tau saat ini adalah saat aku menulis surat ini, kalian ada disini, di hatiku.

 

Apa kabar kalian, teman-teman terbaik di masa putih abu-abuku? Aku harap kalimat "Baik-baik saja" akan kalian ucapkan saat membaca pertanyaanku itu. Bagaimana kuliah kalian saat ini? Apakah sudah ada yang meraih gelar sarjana? Atau mungkin ada yang sudah memiliki pasangan hidup yang sejati? Kalau sudah, dengan penuh ketulusan kuucapkan selamat pada kalian. 

 

Teman-teman, aku percaya, saat kita ditakdirkan untuk berada di posisi angkatan delapan, itu bukanlah sebuah kebetulan. Perhatikanlah, angka delapan memiliki keunikannya sendiri. Ia adalah angka yang penulisannya unity, tidak berpangkal juga tidak berujung. Semua tersusun hingga membentuk satu kesatuan. Nah, angka delapan, itulah kita! Sama seperti penulisan angka delapan yang tidak berujung, Tuhan menginginkan kesatuan hati yang ada di antara kita terus terpelihara sampai kapanpun.

 

Aku yakin, saat kalian membaca suratku ini, ingatan kalian akan terus melayang hingga beberapa tahun yang lalu. Mungkin ingatan kalian terhenti pada peristiwa dimana kalian pernah diceburin ke sungai samping sekolah kita oleh teman-teman sekelas saat kalian ulang tahun. Atau bisa jadi ada yang pikirannya terhenti pada kejadian di hari kita harus memutar belakang sekolah, melewati perumahan elit lalu berujung pada kebun-kebun yang penuh dengan semak belukar yang akhirnya membawa kita pada gedung belakang sekolah dekat kantin. Semua itu kita lakukan hanya untuk masuk kelas akibat terlambat dan pagar utama sudah dikunci. Ah, kenapa semua kemungkinan yang kusebutkan itu menjurus pada kenakalan? Biarlah, toh bukankah itu masa-masa dimana kita sedang bergairah untuk mengekspresikan diri? Yaaa walaupun semua itu hampir selalu disertai dengan sedikit kenakalan yang penuh arti, toh aku juga pernah mengalami itu semua. Dan tentu saja semua jadi pembelajaran yang sangat berharga. Bukankah pengalaman adalah guru yang paling baik?

 

Ingatanku sendiri saat ini sudah melayang terlalu jauh. Ia dengan lancang terus berlari dan terhenti pada satu kenangan yang bahkan saat itu aku belum menerima seragam putih abu-abu untuk dikenakan sebagai seragam. Ingatanku terhenti pada masa penjajakan pertama di dunia putih abu-abu; masa ospek. Masih jelas terputar di ingatanku beberapa perintilan kecil namun berharga yang terjadi di masa ospek SMA. Aku ingat betul, saat harus melewati kali kecil, sepatuku hilang tertelan lumpur. Iya, ternyata kali itu beralaskan lumpur. Dengan tanganku, aku mencoba untuk merogoh lumpur tanah tersebut guna meraih kembali sebelah sepatuku, tapi sia-sia. Dengan hampir menangis, aku harus merelakan sepatu baruku yang berharga ratusan ribu itu. Aku juga ingat saat kakak-kakak kelas meneriaki kita untuk merangkak, waktu itu aku hampir muntah karena ternyata di sebelah kita saat itu ada kubangan kotoran kerbau. Astaga, betapa saat itu sungguh membuatku rindu. Solidaritas dan kebersamaan kita tiba-tiba menjadi begitu kuat berkat masa ospek itu. Tapi entah mengapa akhir-akhir ini masa ospek malah menjadi suatu ajang untuk melampiaskan kekerasan dan dendam. Ada juga sekolah yang mengabaikan masa ospek hanya karena takut ada orang tua yang protes. Huh! Padahal jika diatur seapik masa kita dulu, masa ospek bisa menjadi suatu pengalaman berharga yang mengikat satu angkatan untuk lebih erat solidaritasnya.

 

Hmm, sepertinya sekarang ingatanku berjalan perlahan menuju masa-masa berikutnya. Masa kelas sepuluh, sebelas, dua belas, sampai masa kelulusan. Tetap saja, dalam masa-masa itu yang ada hanya kalian, si generasi delapan. Sekarang, ingatanku sedang menuju kembali pada kenyataan. Kenyataan di masa sekarang, dimana kita sudah tersebar dan berjauhan. Kita, si generasi delapan sudah tak lagi memakai seragam yang sama sekarang. Tapi aku percaya, dimanapun kita berada saat ini dan meskipun jalan kita berbeda-beda, kelak kita akan bertemu kembali pada tujuan yang sama: KESUKSESAN!

 

Kudoakan untuk kalian; untuk kita; si generasi delapan, semoga kita tetap terpaut dalam satu kebersamaan. Semoga kita tetap saling mengingat dan mendoakan. Tetaplah akrab, teman-temanku. Sama seperti angka delapan yang tetap konsisten meskipun dibalik, itulah kita yang tetap konsisten dalam kebersamaan meskipun umur sudah memakan kehidupan kita sedikit demi sedikit.

Aku merindukan kalian, aku merindukan kita.

Sampai berjumpa teman-temanku, semoga Tuhan mengizinkan kita bertemu kembali untuk sekedar berbagi cerita yang sudah terlewati. 

Kucurahkan berlimpah doa untuk kalian, generasi delapanku.

Salam rindu dariku,

salah satu dari sekian ratus bagian si generasi delapan.

Senin, 04 Januari 2016

MARI BEROLAH


Mari Berolahraga

          Di Indonesia terutama di Jakarta dimana orang – orang sibuk mengadu nasib serta mengejar cita – citanya untuk kehidupan yang lebih baik dan merubah nasibnya, mereka seringkali mengedepankan kesibukannya dibandingkan dengan kesehatan tubuhnya. Padahal asset utama untuk menggapai kesuksesan serta mencapai cita – cita tersebut adalah kesehatan, tanpa adanya kesehatan semua itu otomatis akan sulit dicapai bahkan bisa menjadi mustahil apabila sudah terkena penyakit yang berbahaya. Ditambah dengan kesibukan mereka, dalam mengkonsumsi makanan pun mereka lebih memilih junk food yang lebih instan dan mudah didapatkan yang belum tentu baik untuk kesehatan mereka. Untuk itu ada satu solusi yang dapat mencegah terjangkit penyakit dari kesibukan serta mengkonsumsi makanan siap saji tersebut, yaitu dengan berolahraga. 


 

          Sesibuk – sibuknya anda sebaiknya meluangkan satu hari dalam seminggu untuk berolahraga. Tidak ada olahraga yang merugikan bagi diri kita selama melakukannya sesuai dengan aturan yang ada. Kita akan mendapatkan manfaat berolahraga apabila melakukannya dengan teratur, manfaat tersebut adalah sebagai berikut :

 



1.     Akan meningkatkan daya tahan tubuh

2.     Meningkatkan kemampuan otak

3.     Membakar lemak 


4.     Mengurangi stress

5.     Mengatasi penuaan dini

6.     Meningkatkan energi tubuh

Itulah manfaat yang dapat kita dapatkan apabila berolahraga secara teratur di tengah kesibukan yang dijalani untuk menjaga kesehatan tubuh, akan lebih baik apabila kita memperhatikan makanan yang kita konsumsi. Oleh karena itu marilah kita mulai saat ini biasakan berolahraga dan memakan makanan yang sehat atau biasa kita sebut dengan berpola hidup sehat.


 

Semangat berkerja kembali

PEROKOK TIDAK MENGENAL TEMPAT


Perokok Tidak Mengenal Tempat




Nama rokok sudah tidak asing bagi kita masyarakat Indonesia, terutama di kalangan orang dewasa. Namun semakin bertambah umur Indonesia ini semakin bertambah pula pengguna atau pengkonsumsi rokok ini. Saat ini tidak hanya orang dewasa saja yang mengkonsumsi rokok, bahkan anak SD pun sudah menegenal apa itu rokok. Kurangnya Negara kita ini tidak pembatasan penggunaan rokok, meskipun sudah ada hal tersebut tidak didukung dengan adanya pengawasan dari pihak yang berkaitan. Banyak sekali dampak negatif dari merokok diantaranya adalah kanker, siapa yang tidak mengenal kanker? Penyakit berbahaya yang mematikan. Apakah dengan mengetahui dampak merokok itu saja tidak membuat para perokok takut? Atau para perokok memang tidak mengetahui dampak tersebut? Saya rasa tidak mungkin tidak mengetahui hal tersebut karena dari kemasan setiap rokok itu saja sudah tertera dampak dari merokok itu sendiri. Jadi? Apa yang dipikirkan perokok aktif itu? Hanya para pelaku lah yang mengetahui hal tersebut, dari sisi lain kandungan zat dari rokok itu sendiri terdapat zat yang membuat kecanduan apabila sudah mengkonsumsi rokok tersebut.



 Apabila kita perhatikan dari paragraf di atas, disana mengatakan bahwa perokok aktif semakin banyak tiap tahunnya. Jadi, bagaimana nasib para bukan perokokf? Hal ini lah yang akan saya bahas dalam tulisan kali ini. Semakin banyaknya para perokok aktif akan mengurangi zona aman dari asap rokok para bukan perokok. Faktanya, banyak perokok aktif yang tidak bertangung jawab dengan santainya merokok di dalam angkutan umum dimana di dalamnya terdapat orang – orang bukan perokok. Padahal sudah jelas terdapat aturan dimana dilarang merokok di dalam angkutan umum. Hal ini yang membuat bukan perokok ikut terancam terjangkit penyakit kanker yang berbahaya, karena pada dasarnya asap rokok mempunyai potensi yang lebih besar dalam memicu kanker itu hidup. Mungkin merokok sudah menjadi kebiasaan di kalangan masyarakat Negara kita ini, bahkan hampir menjadi sebuah kebutuhan dalam kehidupan masyarakat kita. Dengan pernyataan tersebut, mau tidak mau para bukan perokok harus ekstra berhati – hati dengan keadaan ini. Kurang bertanggung jawabnya para perokok aktif dengan tidak menyadari kepentingan bersama dengan bukan perokok  lah yang membuat para bukan perokok menjadi dirugikan.

 


 

 

          Seharusnya rokok ini menjadi tugas pemerintah dalam maraknya pengkonsumsi rokok di Indonesia ini.

PENGARUH GADGET PADA ANAK BALITA


Pengaruh Gadget pada Anak Balita

 

Pengaruh Gadget pada Anak Balita

 


 

 

Dunia teknologi tidak henti-hentinya memberikan perkembangan terhadap alat komunikasi. Salah satu alat komunikasi yang saat ini sedang berkembang pesat adalah gadget. Gadget seperti smartphone atau tab dipercaya oleh orang tua dapat menenangkan anak saat sedang menangis atau tidak bisa diam. Pada kenyataannya gadget memiliki pengaruh positif dan negatif bagi anak balita anda.

 

Pengaruh positif dari gadget untuk anak  balita adalah :

1. Tidak dapat dipungkiri jika anak tidak bisa jauh dari kemajuan teknologi terutama pada teknologi informasi yang semakin hari semakin cepat. Dan ini dapat membuat anak mendapatkan kemudahan terhadap informasi serta kemudahan untuk menjalin komunikasi dengan jarak yang jauh.

2. Dengan kemajuan teknologi pada dunia internet, anak dapat mengenal serta menjalin komunikasi dengan banyak orang dari berbagai belahan dunia.

3. Akibat kemajuan teknologi, banyak permainan-permainan kreatif dan menantang yang ternyata banyak disukai oleh anak-anak. Dan hal ini secarra tidak langsung sangat menguntungkan untuk anak-anak karena sangat memberi pengaruh terhadap tingkat kreativitas anak.

 

Pengaruh negatif dari gadget untuk anak balita adalah :

1.  Anak mengalami penurunan konsentrasi saat belajar. Konsentrasinya menjadi lebih pendek dan tidak peduli dengan lingkungan sekitar. Anak lebih senang berimajinasi seperti dalam tokoh game yang sering ia mainkan menggunakan gadget-nya.

2. Ketika belajar, anak tidak mau mencari data dan tidak tertantang untuk melakukan analisis. Anak menginginkan sesuatu yang serba cepat dan langsung terlihat hasilnya.

3. Gadget menjadikan anak malas menulis dan membaca. Dengan perangkat gadget, maka aktivitas menulis menjadi lebih mudah, ini mempengaruhi keterampilan menulis anak. Tak hanya itu, perangkat visual pun tampak lebih menarik dan menggoda, karena dapat memperlihatkan sesuai dengan kenyataan. Akibatnya anank-anak menjadi malas membaca karena membaca menuntut anak untuk mengembangkan imajinasi dari kesimpulan yang dibaca.

4. Anak menjadi tidak peduli dengan lingkungan sekitar serta tidak memahami etika bersosialisasi. Anak tidak tahu, bila ada banyak orang menginginkan sesuatu yang sama, maka wajib antre agar tertib. Ini terjadi karena anak tidak memahami adanya sebuah proses. Apa yang diinginkan harus segera terwujud, karena terbiaa mendapat pemahaman melalui games atau tontonan.  
Dengan demikian orang tua pastinya tau benar langkah apa saja yang harus dilakukan jika sudah melihat pengaruh positif dan negatif dari bermain gadget pada anak balitanya. Disarankan agar anak balita anda tidak terlalu terpaku pada gadget karena akan berpengaruh besar pada lingkungan bermain anak.

KENAKALAN REMAJA


Kenakalan Remaja

       Saya akan membahas apa itu kenakalan remaja pada tulisan ini. Pertama – tama, apa yang dimaksud kenakalan remaja? Kenakalan remaja adalah penyimpangan yang terjadi pada norma – norma atau peraturan di dalam sebuah masyarakat yang dilakukan oleh remaja. Mengapa remaja dapat melakukan penyimpangan yang tentu saja merugikan bagi masyarakat dan remaja itu sendiri? Remaja adalah tahapan yang akan dialami oleh seorang anak sebelum menjadi dewasa yang disebut dengan masa transisi. Hal ini lah yang menyebabkan kenakalan remaja terjadi, pada masa ini remaja ingin melakukan hal baru yang belum pernah mereka lakukan atau sering dibilang dengan “ingin coba – coba”.

Ada beberapa jenis dalam kenakalan remaja, yaitu :

  • Penggunaan Narkoba
  • Pergaulan bebas
  • Tawuran antar pelajar

 

 

  • Penggunaan narkoba :

Narkoba atau obat – obatan berbahaya ini akan berdampak pada kesehatan tubuh pengguna apabila disalahgunakan seperti digunakan terus menerus karena dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa nyeri dan dapat menimbulkan ketergantungan. 


 

  • Pergaulan Bebas : 

Pergaulan bebas merupakan dampak dari perkembangan jaman dimana pengaruh barat atau pengaruh dari kebudayaan lain yang masuk disertai dengan perkembangan teknologi yang makin canggih dari masa ke masa. Sehingga muncul kebudayaan baru atau kebiasaan baru yang mucul di kalangan remaja sekarang dan bertolak belakang dengan norma masyarakat yang ada.


 

  • Tawuran antar pelajar : 

Tawuran antar pelajar adalah peristiwa atau kejadian yang sengaja dilakukan atau direncanakan oleh sekelompok pelajar yang terkena provokasi oleh pihak tertentu yang menyebabkan perkelahian besar – besaran antara sekelompok pelajar tertentu dengan sekelompok pelajar yang lainnya.


 

 

 

Itulah jenis – jenis kenakalan remaja serta penjelasannya. Ada beberapa cara atau solusi yang dapat dilakukan untuk mengatasi kenakalan remaja tersebut, yaitu :

 

  • Adanya dorongan atau motivasi dari orang terdekat mengenai tugas utama seorang pelajar
  •  Dari segi keluarga sebaiknya menciptakan kondisi yang harmonis serta komuniaif agar para remaja merasa nyaman dalam kondisi tersebut
  • Seorang remaja sebaiknya mampu memilih teman yang baik dengan arahan orang tua di dalamnya